Santoso Gantikan Frans SP, Ketua DPD PAMDI Jawa Tengah

Salatiga JavaMedia. Id – H Santoso, anggota Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Cabang Kabupaten Demak, terpilih secara aklamasi sebagai Calon Ketua DPD PAMDI Provinsi Jawa Tengah dalam Musda PAMDI yang digelar di Gedung Mini Teatre Gedung Unit DPRD Kota Salatiga, Senin (11/5/2026).
Dari 13 DPC peserta Musda, memilih H Santoso ada 12 DPC, sedang memilih Suwardi, calon dari DPC PAMDI Kabupaten Jepara ada 1 DPC. Praktis Musda yang dihadiri Sekjen DPP PAMDI Waskito mewakili Ketua Umum DPP PAMDI H Rhoma Irama, menetapkan H Santoso menggantikan Frans Setyo Pranoto, Ketua Periode 2020-2025 yang sangat dikenal sebagai pimpinan Grup Dangdut legendari asal Salatiga ‘Ken Arok’.
Musda yang dibuka Walikota Salatiga dr Robby Hernawan Sp OG ini berlangsung lancar dan sangat demokratis. H Santoso dicalonkan oleh cabang-cabang sebagai kandidat Calon Ketua DPD PAMDI Propinsi Jawa Tengah karena keinginan ada perubahan suasana kepemimpinan. Santoso dipandang memiliki banyak pengalaman di dunia organisasi profesi maupun yang berbasis massa seniman.
Anton Irama, salah satu peserta Musda menilai H Santoso memiliki jaringan yang luas dan visioner. “Karena memiliki leadership yang bagus, maka kami sepakat untuk memilih beliau untuk memimpin PAMDI Jawa Tengah 5 tahun ke depan.
Artis dan pencipta lagu dangdut senior Semarang, Sholeh Akbar juga sepakat mendorong Santoso agar memimpin PAMDI Jawa Tengah. “Saya rasa dengan terpilihnya H Santoso sebagai Ketua PAMDI Jawa Tengah akan mampu menggairahkan seni musik Dangdut. Dengan polanya memimpin merangkul semua komponen dari Cabang hingga stake holder, maka saya yakin akan lebih baik karena akan dikerjakan dengan cara kolektif,” ujar Sholeh Akbar.
Kedekatannya dengan pemerintah, menurut Sholeh Akbar tentunya akan memberi dampak positif untuk kemajuan organisasi.
Setelah terpilih secara aklamasi, H Santoso mengatakan tak akan mampu bekerja dengan hasil terbaik manakala tidak ada support dari semua kawan-kawan, baik pengurus DPD lainnya, maupun DPC yang tersebar di seluruh propinsi Jawa Tengah.
“Kami akan benahi semua, dalam kepemimpinan saya kelak semua bidang akan berfungsi dan mengambil peranan masing-masing. Jadi tidak ada ketimpangan atau jalan sendiri-sendiri. Hubungan DPD dengan Cabang maupun Pusat akan kami optimalkan. Juga bagaimana kita berhubungan dengan Pmerintah sebagai mitra strategis,” tegas Santoso, mantan Bendahara DPD PAMDI Jateng ini.
Sementara Sekjen PAMDI Waskito, menyampaikan harapan Ketua Umum DPP PAMDI, H Rhoma Irama agar seluruh daerah solid mengawal musik Dangdut menjadi musik pemersatu dan mampu membangun karakter bangsa dengan kesantunan, etika serta moral.
“Jawa Tengah ini sangat strategis, sehingga Bang Haji menaruh perhatian khusus agar PAMDI lebih eksis mengawal program kerja, selain pemberdayaan artis, musisi, pencipta lagu dan pecinta dangdut, juga menjadikan dangdut sebagai salah satu seni budaya yang mengakar sekaligus media komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan sosial, moral dan religi,” papar Waskito. (Zub)






