Advokat Senior James Purba Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum dari Unissula Semarang

Semarang, Javamedia.id – James Purba, seorang advokat senior, baru saja meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang dengan predikat Summa Cumlaude dengan nilai 4.0. Disertasinya berjudul “Rekonstruksi Regulasi PKPU” yang membahas perlindungan hukum bagi kreditur dalam Perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Di dalam disertasinya ia menyoroti ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU yang dinilai lebih menekankan kecepatan prosedural, namun belum sepenuhnya menjamin keadilan substantif.

Melalui penelitiannya, James Purba mengusulkan rekonstruksi regulasi dengan tiga pilar utama, yakni kewajiban laporan keuangan debitor yang telah diaudit, mekanisme penyelesaian sengketa yang terintegrasi dan adil, serta amandemen Pasal 280 UUK-PKPU guna memberikan kepastian hukum bagi kreditor yang tagihannya ditolak.

James Purba menjelaskan, PKPU pada dasarnya bertujuan mulia, yakni memberikan kesempatan bagi debitor yang beritikad baik untuk merestrukturisasi utangnya dan mencapai perdamaian dengan para kreditor. Namun dalam praktik, tahapan verifikasi tagihan kerap menjadi titik krusial yang justru merugikan kreditor.

“Sering kali tagihan kreditor dibantah atau ditolak oleh debitor maupun pengurus PKPU, tetapi undang-undang tidak menyediakan mekanisme penyelesaian sengketa yang memadai di dalam proses PKPU itu sendiri, Akibatnya, kreditor yang tagihannya ditolak kehilangan posisi tawar, hak suara dalam rapat perdamaian tereduksi, bahkan berpotensi kehilangan hak pelunasan dalam skema restrukturisasi utang.” ujarnya.

James Purba, yang juga dikenal sebagai Jamaslin James Purba, memiliki pengalaman hampir 30 tahun di bidang hukum, terutama dalam bidang kepailitan dan litigasi komersial. Ia menjabat sebagai Managing Partner di Rogers Advocate Law Firm dan telah menangani banyak kasus litigasi besar.

Selain sebagai advokat, James Purba juga aktif sebagai pelatih sepak bola dan telah membawa tim Indonesia Lawyers Football Club (ILFC) menjadi juara dunia di Spanyol pada 2024. Ia juga sering menjadi narasumber di seminar dan webinar hukum.

Dengan gelar doktor ini, James Purba semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu advokat senior di Indonesia dan diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam bidang hukum.

Rekan-rekan sejawatnya juga sangat mengapresiai langkah James Purba menempuh Pendidikan S-3, supaya lebih bisa berkontribusi dalam dunia akademik, diantaranya Imran Nating, Mantan Ketua umum AKPI dan mantan Sekjen AKPI selama 2 periode, “Alhamdulillah, Akhirnya secara hukum sah beliau menyandang Gelar Doktor hukum, meski secara ilmu dan pengalaman, keilmuan beliau sejak lama sdh setara bahkan melampaui para Doktor bahkan Profesor Kepailitan sekalipun, mengingat Jam Terbang dan Penguasaan secara theory tentang kepailitan dan PKPU sudah mumpuni bahkan sejak beliau masih menyandang gelar S1.” ucapnya.

Hal ini didukung pengalaman beliau sebagai lawyer indonesia yang awal-awal menangani perkara kepailitan di Indonesia ditambah lagi beliau dan sangat aktif menjadi Pengajar, Narasumber dan Ahli kepailitan. “Semua pengalaman itu disempurnakan dengan beliau menjadi Ketua Umum Asosiai Kurator dan Pengurus Indonesia selama 2 Periode.Selamat dan Sukses selalu abangda mentor Dr. James Purba, S.H., M.H.” Ungkap Imran.

Ucapan senada juga disampaikan oleh Dr.Megawati Prabowo selaku associate lawyer di Law Firm James Purba and Partners, “Beliau Senior yang layak dipanggil senior, selain memang ahli di bidang akademisi dan praktisi hukum bidang kepailitan, beliau merupakan sosok senior yang selalu mendorong advokat dan kurator junior untuk terus maju, jadi sudah sangat layak menyandang gelar Pendidikan tertinggi S3”

Sementara itu Kairul Anwar, ketua DPC PERADI Semarang juga mengucapkan Selamat dan sukses atas perjalanan panjang menempuh Program Doktor.

“Pencapaian ini mencerminkan ketangguhan berpikir, kejernihan metodologi, serta keberanian menembus batas-batas ilmu pengetahuan. Semoga gelar Doktor yang diraih menjadi amanah untuk terus dikobarkan kebermanfaatan, serta melahirkan gagasan-gagasan ilmiah yang bernilai, visioner dan menginspirasi banyak orang. Terus melangkah, berkarya, dan berkontribusi bagi generasi bangsa,” ujarnya.

DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Semarang terus mendorong para anggotanya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral (S3).

Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan kualitas keilmuan, profesionalisme, serta kontribusi advokat dalam pengembangan hukum nasional.

Kairul Anwar menyebut dorongan tersebut sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam mencetak advokat yang tidak hanya kuat secara praktik, tetapi juga kokoh dari sisi akademik.

“Pencapaian salah satu senior kami yang baru saja meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude menjadi bukti bahwa advokat Peradi mampu bersaing di level akademik tertinggi,” ujar Kairul Anwar usai menghadiri ujian promosi doktor praktisi hukum bidang kepailitan dan PKPU, Jamaslin James Purba di Fakultas Hukum Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang, Sabtu (7/2/2026). (Psw)

Mari berbagi:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *