Menjaga Makna Berbagi di Tengah Peluang Bisnis: Perjalanan Ratna Kartika dan 99 Parcel dan Seserahan
Admin K14 ·

SEMARANG, JAVAMEDIA.ID — Menjelang Hari Raya Idulfitri, tradisi berbagi kembali menguat. Di balik setiap bingkisan yang berpindah tangan, tersimpan niat baik, doa, dan penghormatan kepada penerima. Nilai inilah yang terus dijaga oleh Ratna Kartika, Founder 99 Parcel dan Seserahan, yang optimistis menghadapi lonjakan permintaan parcel Lebaran tahun ini.
Bagi Ratna, parcel bukan sekadar produk musiman. Ia adalah bahasa perhatian. Karena itu, persiapan dilakukan sejak dini—mulai dari kurasi isi, pemilihan kemasan premium, hingga penguatan tim produksi—agar kualitas tetap konsisten meski pesanan meningkat tajam. “Setiap parcel harus bercerita. Ia membawa rasa hormat, kehangatan, dan kesan eksklusif,” tuturnya.
Keunggulan 99 Parcel dan Seserahan terletak pada keberanian berinovasi. Pelanggan dapat memilih parcel makanan premium, perlengkapan ibadah, hingga paket custom yang disesuaikan kebutuhan personal maupun korporasi. Fleksibilitas ini membuat brand tersebut tetap relevan di tengah selera pasar yang terus berubah.
Tak hanya produk, Ratna menaruh perhatian besar pada layanan. Sistem pre-order diterapkan untuk menjaga ketepatan waktu pengiriman—faktor krusial di momen Lebaran yang singkat namun padat. “Kepercayaan pelanggan adalah amanah. Komunikasi yang jelas dan pengiriman tepat waktu adalah komitmen kami,” tambahnya.
Sebagai pengusaha perempuan, Ratna memaknai bisnis sebagai ruang berbagi dampak. Ia berharap kisahnya dapat menginspirasi generasi muda—terutama perempuan—untuk berani memulai usaha, membaca peluang dari tradisi, dan menumbuhkan nilai tambah melalui kreativitas serta disiplin.
Dengan persiapan matang dan semangat menjaga makna berbagi, 99 Parcel dan Seserahan melangkah percaya diri menyambut Lebaran. Bukan hanya sebagai penyedia bingkisan, tetapi sebagai pengingat bahwa di balik peluang bisnis, selalu ada nilai kemanusiaan yang patut dirawat.






