Bilqis Gadiza Jasmine Tampil Apik Di Ajang “Kisah Klasik Jawadwipa”

SEMARANG, JAVAMEDIA.ID – Museum Ranggawarsita Semarang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah baru-baru ini menjadi tempat penyelenggaraan Pameran Nasional bertema “Kisah Klasik Jawadwipa” dari tanggal 12 sampai 16 Juni 2024 kemarin.

Pameran ini diinisiasi sebagai upaya untuk memperkenalkan dan mengapresiasi kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat luas.

Selain itu juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi warisan budaya bagi generasi mendatang.

Selain Pameran Nasional, di halaman Museum Ranggawarsita, diselenggarakan pula berbagai acara salah satunya adalah Kids Got Talent.

Kids Got Talent yang menampilkan berbagai jenis ketrampilan dan talent anak-anak itu diikuti oleh banyak partisipan, mulai dari anak-anak SD sampai dengan jenjang SMA.

Kids Got Talent menampilkan Lomba-lomba antara lain : pidato, puisi, story telling, band, vocal, dan berbagai alat musik salah satunya adalah biola.

Di tengah anak-anak yang sangat antusias mengikuti lomba tersebut, Bilqis Gadiza Jasmine, siswa kelas II SDN Lamperkidul 02 Semarang, memilih mengikuti kegiatan tersebut dengan menggunakan alat musik biola.

Biola masih sangat jarang diminati oleh anak-anak dibandingkan alat musik yang lain karena memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi. Menurut Bilqis ketika ditanya, dia mulai belajar serta tertarik dengan biola sejak kelas I.

“Aku pertama kali suka biola karena lihat youtube iklan shampoo. Ceritanya tentang anak perempuan tuli yang bisa main biola. Terus mama minta aku ikut les,” jawab Bilqis.

Dengan menampilkan lagu berjudul Ayah dari Seventeen, Bilqis berhasil mencuri perhatian penonton dengan penampilannya menggunakan kostum batik jumputan warna kuning, sebagai bentuk penghargaan atas hasil budaya Indonesia.

Bilqis berhasil mendapatkan penghargaan Juara I demikian juga kakak-kakaknya mendapatkan penghargaan dengan lomba yang berbeda. “Aku senang dan besok-besok mau tampil dengan lagu yang lain,” ucapnya mengakhiri percakapan.

Mari berbagi:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *