Wartawan Ekonomi Semarang Peduli Anak Yatim

SEMARANG JAVAMEDIA.ID — Wartawan Peliput Ekonomi yang tergabung dalam Forum wartawan Ekonomi (Warek) Semarang tak menyiakan momentum Ramadan dengan menggelar kegiatan berbagi untuk anak-anak Yatim di Panti Asuhan Tarbiyatul Yatim, Simongan Semarang, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian untuk saudara-saudari muslim, khususnya para anak Yatim yang masih membutuhkan support. Wartawan Ekonomi Semarang tak melupakan keberadaan para anak yatim di sekitarnya dengan menyalurkan bantuan berupa sembako dan santunan uang saku agar dapat merayakan Lebaran nanti.
Suasana keakraban pun terjalin saat rombongan berinteraksi dan bersilaturahmi dengan para penghuni panti.
Penasihat Forum Wartawan Ekonomi Kota Semarang, Alkomari mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian para wartawan untuk berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan. Selain bersilaturahmi, rombongan juga ingin memberikan dukungan moral kepada anak-anak panti.
“Di bulan yang penuh berkah ini kami datang bersama rombongan dari berbagai wilayah untuk bersilaturahmi sekaligus berbagi kepada adik-adik di panti,” ujarnya, didampingi Ketua WAREK, Timotius.
Timi panggilan akrab Timotiun menjelaskan, bantuan yang diberikan berasal dari partisipasi para wartawan yang tergabung dalam forum tersebut. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak panti.
“Kami memberikan bantuan semampu kami berupa barang dan sedikit uang untuk adik-adik di sini,” katanya.
Menurutnya kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarwartawan yang berasal dari berbagai latar belakang. Bahkan dalam kegiatan ini juga turut hadir rekan-rekan yang non-Muslim sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial.
“Semoga doa anak-anak di sini dikabulkan oleh Allah dan pertemuan ini menjadi kenangan indah yang tidak terlupakan bagi kita semua,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga melihat langsung aktivitas anak-anak panti yang belajar bertani di sekitar lingkungan panti. Salah satunya menanam jagung di lahan yang berada di dekat aliran sungai.
Pengasuh Panti Asuhan Tarbiyatul Yatim, Ustadz Mufaat menjelaskan, panti asuhan tersebut telah berdiri sejak tahun 2005 dan telah membina banyak anak hingga berhasil melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Sejumlah anak bahkan telah berhasil meraih pendidikan hingga perguruan tinggi.
“Saat ini ada anak-anak yang sudah kuliah hingga S1, bahkan ada yang melanjutkan ke S2 dan berencana ke S3,” jelasnya.
Ia menambahkan bagi anak-anak yang menempuh pendidikan di SMK, pihak panti juga membantu menyalurkan mereka bekerja di berbagai perusahaan. Upaya itu dilakukan agar para lulusan panti dapat memiliki masa depan yang lebih mandiri.
“Dengan niat yang mulia ini, semoga Allah membalas kebaikan semuanya, yang sakit diberi kesembuhan dan setiap kesulitan dapat segera terlepas,” tandasnya.
Ia juga berharap anak-anak panti dapat tumbuh menjadi generasi yang sukses dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Mengakhiri Kunjungan Silaturahmi dengan Anak Yatim, para wartawan menggelar Buka Bersama diikuti seluruh anggota. Momentum Buka bersama ini juga diikuti para anggota nom muslim sebagai bentuk keakraban dan toleransi.
Andik Sismanto, salah satu anggota Warek menyampaikan, keakraban para wartawan ini merupakan bentuk kekeluargaan yang jarang bisa terjalin di era sekarang ini. “Umumnya pola hidup mementingkan pribadi ini kan terbentuk di era yang serba privat ini. Orang dituntut bersaing ketat dan mementingkan kebutuhan pribadi, namun di dalam Forum Warek ini justru tidak terjadi. Warek merupakan rumah besar bagi para wartawan peliput bidang ekonomi. Kami juga menjadi mitra baik berbagai institusi dalam hal menyajikan berita-berita bermuatan ekonomi. Keberadaan Warek ini juga mendapat support penuh dari mitra yang telah percaya pada kami untuk mengawal pemberitaan positif. Oleh karenanya, jalinan keakraban ini menjadikan kami lebih eksis dan peduli para lingkungan,” ungkap Andi Sismanto yang selain berprofesi sebagai jurnalis, juga merintis usaha Roster di Kawasan Simongan Semarang. (Dra)






