TMMD Jadi Kado Hari Jadi Kota Semarang dari Kodim 0733 KS

Semarang JavaMedia.Id – Program pembangunan wilayah melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung II Tahun Anggaran 2026, di wilayah Kodim 0733 Kota Semarang dimulai Rabu (22/4/2026) dibuka dengan upacara di Lapangan Suler Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan Semarang.
Wakil Walikota Semarang, Iswar Aminuddin ST MT bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Walikota Semarang Dr Agustina Wilujeng Pramestuti SS MSi. Dari Kodim 0733/KS hadir Kasdim Letkol Inf Yohanes Heru Wibowo dan para Danramil. Adapun tamu undangan antara lain, Wakapolres, Wadan Denpom IV/5 Semarang, Wadan Lanal Semarang, Wakajadi dan potensi masyarakat.
Dalam amanatnya, Wakil Walikota menandaskan bahwa TMMD merupakan salah satu semangat memperkuat sendi-sendi kehidupan masyarakat melalui gotong-royong. “TMMD ini merupakan cermin nyata bahwa kemanunggalan TNI-Pemerintah dan rakyat adalah nafas utama pembangunan. Momentum ini terasa sangat istimewa karena berada dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke—479 Kota Semarang dengan tema Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat. Tema ini menjadikan ajakan untuk bergerak bersama menyatukan langkah dan memastikan pembangunanagar benar-benar dirasakan hingga ke tingkat kelurahan, seperti Wates,” ucap Wakil Walikota Semarang.
TMMD menurut Iswar Aminuddin juga wujud konkret TNI hadir langsung di tengah masyarakat membangun infrastruktur sekaligus membangun harapan.
Dandim 0733/KS Kolonel Inf Priyo Handoyo melalui Kasdim kepada wartawan menyampaikan, bahwa TMMD Sengkuyung II merupakan perwujudan dari kemanunggalan TNI-Pemerintah bersama Rakyat dalam membangun kewilayahan. Tujuannya selain mempererat sinergitas, juga menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi wilayah melalui kerja gotong-royong membangun sarana dan prasarana yang ada di kewilayahan.
“Semua pekerjaan yang menyasar pembangunan infrastruktur desa ini dilakukan oleh prajurit bersama masyarakat. Tentu juga melibatkan orang yang memiliki keahlian di bidangnya. Gotong-royong TNI-Rakyat ini akan menumbuhkan kemanunggalan, sehingga membentuk kekuatan pertahanan yang semakin memperkokoh NKRI,” ujar Dandim 0733 melalui Kasdim.
Antusiasme warga menyambut TMMD Sengkuyung II di Kecamatan Ngaliyan menurut Kolonel Inf Priyo Handoyo menjadi bukti bahwa TNI masih dinantikan kehadirannya oleh masyarakat. Setiap kegiatan TMMD akan digelar, selalu banyak wilayah yang mengajukan agar menjadi sasaran pembangunan. Namun semua itu bergantung dari Pemerintah Kota Semarang yang menentukan berdasar skala prioritas.
“TMMD ini juga sebagai bukti negara hadir menyapa dan berbuat untuk masyarakat. Selain selalu ada perbaikan jalan, sarana desa, juga bedah rumah tak layak huni. Bedah rumah ini sangat membantu masyarakat yang menempati rumah tak layak akibat tidak mampu memperbaiki. Dalam bedah rumah ini, tentu akan mewujudkan impian warga tak mampu agar memiliki rumah layak huni, sehat dan aman. Bedah rumah ini dilakukan gratis, tanpa membebani sepeserpun kepada pemilik rumah,” ungkap Kasdim.
TMMD ini akan berlangsung selama satu bulan dengan sasaran antara lain perbaikan jalan, renovasi atau bedah rumah tak layak huni, penyediaan tandon air bersih, sanitasi, dan pembersihan rumah ibadah serta fasilitas umum. Selain pembangunan fisik, juga dilakukan kegiatan non fisik berupa penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan dengan materi wawasan kebangsaan dan bela negara, bahaya narkoba, serta kesadaran hukum. (GAM)






