Dandim 0733 KS : Perjalanan Thudong Kandung Spirit Daya Juang

Semarang JavaMedia.Id – 16 Biksu, Minggu (23/5/2026) mnenempuh perjalanan Thudong dari Jepara hingga masuk Kota Semarang disambut warga masyarakat sepanjang Pantura Jawa Tengah.
Mereka menjadi bagian dari perjalanan Thudong Indonesia Walk of Peace 2026 yang juga diikuti para biksu dari Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia dan Lao.
Acara ini merupakan rangkaian menyambut Hari Raya Waisak 2570 BE yang di[usaykan di Candi Borobudur, Magelang Jawa Tengah.
Perjalanan 16 biksu dari Jepara menuju Borobudir ini merupakan bagian dari perjalanan regional Jawa. Sementara ada juga perjalanan jarak jauh atau rutr nasional yang diikuti para biksu dari luar negara, termasuk rute dari Bali.
Ada yang lain dari perjalanan 16 biksu dari Jepara saat memasuki perbatanan Demak-Semarang. Mereka disambut dan dikawal langsung oleh Danramil 06 Genuk Mayor Inf H Rahmatullah AR SE, mewakili Kodim 0733/Kota Semarang. Setelah menempuh jarak lebih kurang 5 kilometer dari perbatasan, para biksu mampir di Masjid Al Falah untuk istirahat.
Danramil 06/Genuk menyampaikan bahwa masyarakat antusias menyambut dan menyemangati para biksu. Bahkan tidak sedikit yang ikut mengiringi perjalanannya sambil memberikan makanan dan minuman.
“Suasana seperti ini membuktikan bahwa empati masyarakat sangat tinggi dalam menjalin semangat toleransi dan saling menghargai,” ungkap Danramil mewakili Dandim 0733 Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo.
Perjalanan Thudong menurutnya tidak saja sarat makna religius, melainkan juga terdapat nilai-nilai yang mendidik dan membentuk daya juang. “Bahwa apa yang sedang kita saksikan dan ikuti ini mengandung nilai perjuangan menaklukkan ego. Sangat berat utuk menjalani perjalanan jauh ini apabila kita tidak memiliki semangat dan rela mengorbankan ego. Pelaku Thudong pasti sosok yang ikhlas dan punya kepercayaan atas pencapaian tujuan perjalanan. Dan ini tidak ubahnya para pejuang kita dulu dalam perjalanan gerilya yang dipimpin Panglima Besar, Jenderal Sudirman. Maka dari itu, TNI mensupport dan berharap ini dapat jadi suri tauladan bangsa kita,” ungkap Rahmatullah.
Danramil 06/Genuk mengawal 16 Biksu Thudong dari Kota Wali Demak hingga masuk ke wilayahnya. Perjalanan lebih kurang 20 km ini ditempuh dengan ikut jalan kaki.
“Lumayan juga jaraknya, tapi alhamdulillah bila semua itu dilaksanakan bersama-sama dengan semangat suka cita akhirnya sampai juga. Ini bukan karena kami tantara terlatih long march, tapi ini sebagai bentuk bahwa kami bersama rakyat dan selalu berada di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.
Selain jajaran Kodim 0733/KS, juga tampak dari Polsek Genuk dipimpin Kapolsek Genuk Kompol Rismanto, Camat Genuk Pranyoto dan tokoh agara serta tokoh masyarakat Genuk. (DNC)






