Libur Panjang Paskah: Okupansi Daop 4 Semarang Tembus 84 Persen, KA Ekonomi Jadi Pilihan Utama

SEMARANG, Javamedia.id – Di tengah beragamnya pilihan moda transportasi, kereta ekonomi tetap menjadi primadona bagi puluhan ribu pelanggan yang memadati wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang selama libur panjang Kenaikan Isa Almasih 2026. Tercatat, sebanyak 139.477 penumpang silih berganti memadati peron stasiun sejak 3 hingga 5 April 2026.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa mobilitas tinggi ini merata di sepanjang akhir pekan, dengan total 71.273 penumpang berangkat dan 68.204 pelanggan tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 4 Semarang.
Berdasarkan data resmi perusahaan, berikut adalah fluktuasi jumlah penumpang yang mencerminkan antusiasme penumpang selama tiga hari terakhir:
- Jumat, 3 April 2026: Menjadi puncak arus kedatangan dengan 27.347 penumpang tiba, sementara 24.009 penumpang berangkat.
- Sabtu, 4 April 2026: Pergerakan cukup stabil dengan 22.196 penumpang berangkat dan 20.402 penumpang tiba.
- Minggu, 5 April 2026: Menjadi puncak arus balik dengan 25.068 penumpang berangkat, sedangkan penumpang tiba tercatat sebanyak 20.455 orang.
Hingga Minggu pukul 09.00 WIB, tingkat keterisian tempat duduk (okupansi) secara keseluruhan telah menyentuh angka 84 persen. Sebanyak 47.301 tiket ludes terjual dari kapasitas 56.148 kursi yang disediakan, dan diprediksi akan terus bertambah hingga jadwal keberangkatan terakhir hari ini.
KA Ekonomi Masih Jadi Primadona
Selain tarif yang relatif terjangkau, aksesibilitas menuju kota-kota strategis di Pulau Jawa membuat kereta ekonomi tetap menjadi pilihan utama. Beberapa rangkaian yang menjadi favorit masyarakat antara lain KA Kedung Sepur, KA Ambarawa Ekspres, KA Kamandaka, KA Ciremai, dan KA Gunung Jati.
Secara kumulatif, Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng menjadi titik paling sibuk dengan total lebih dari 42 ribu penumpang (naik-turun), disusul oleh Semarang Poncol dan Tegal. Berikut rincian volume di stasiun-stasiun utama:
- Stasiun Semarang Tawang: 20.626 naik, 21.513 turun
- Stasiun Semarang Poncol: 15.583 naik, 17.720 turun
- Stasiun Tegal: 9.722 naik, 8.008 turun
- Stasiun Pekalongan: 7.539 naik, 6.304 turun
- Stasiun Pemalang: 3.942 naik, 2.909 turun
KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan 33 perjalanan KA jarak jauh setiap harinya untuk mengakomodasi lonjakan ini. Peningkatan jumlah pelanggan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor pariwisata.
“Kami berharap kereta api dapat menjadi bagian dari pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah tujuan wisata,” jelas Luqman.
Untuk menjaga kenyamanan, KAI telah menambah personel pelayanan dan pengamanan di stasiun. Pelanggan diimbau untuk selalu memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau situs kai.id dan hadir di stasiun lebih awal guna menghindari keterlambatan. (Psw)






