Audisi Denok Kenang 2026 Resmi Digelar, Usung Semangat “Menyinari Budaya, Menguatkan Pariwisata”

SEMARANG, JAVAMEDIA.ID — Semangat pelestarian budaya dan promosi pariwisata kembali digaungkan melalui ajang pemilihan Denok Kenang Kota Semarang 2026. Audisi yang digelar di kawasan Oudetrap Kota Lama Semarang berlangsung meriah dan dipenuhi antusiasme generasi muda dari berbagai wilayah.

Mengusung tagline “Menyinari Budaya, Menguatkan Pariwisata”, ajang tahunan ini menjadi wadah bagi para pemuda-pemudi Kota Semarang untuk menunjukkan kemampuan, wawasan budaya, hingga kepedulian terhadap perkembangan pariwisata daerah.

Tahun ini, tercatat kurang lebih 250 peserta resmi mendaftarkan diri untuk mengikuti proses seleksi Denok Kenang 2026. Para peserta kemudian mengikuti tiga tahapan seleksi utama dalam proses audisi.

Tahapan pertama yakni tes tertulis yang terdiri dari 100 soal untuk mengukur wawasan peserta terkait budaya, pariwisata, pengetahuan umum, hingga pemahaman mengenai Kota Semarang. Selanjutnya, peserta mengikuti tes penampilan di atas stage catwalk guna menilai kepercayaan diri, pembawaan, karakter, dan kemampuan public performance.

Dari dua tahapan tersebut, panitia akan menyaring peserta hingga terpilih 60 besar. Setelah itu, peserta yang lolos kembali mengikuti tahap interview atau wawancara untuk menentukan 30 Denok Kenang calon finalis terbaik tahun 2026.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Iin Indriyasari, menyampaikan bahwa Denok Kenang bukan sekadar ajang pencarian duta wisata, melainkan bagian dari upaya membangun generasi muda yang mampu menjadi wajah budaya Kota Semarang.

“Denok Kenang menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk mengenal, mencintai, sekaligus mempromosikan budaya dan potensi wisata Kota Semarang. Kami berharap para peserta mampu menjadi representasi generasi yang kreatif, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan pariwisata daerah,” ujar Iin Indriyasari saat ditemui di sela kegiatan audisi.

Ia menambahkan, pemilihan lokasi audisi di kawasan Kota Lama memiliki makna tersendiri karena kawasan tersebut merupakan ikon wisata sejarah Kota Semarang yang terus berkembang dan menjadi daya tarik wisatawan.

“Tagline tahun ini, Menyinari Budaya, Menguatkan Pariwisata, menjadi semangat bersama agar budaya lokal tetap hidup di tengah perkembangan zaman dan mampu menjadi kekuatan dalam mendukung sektor pariwisata,” tambahnya.

Suasana audisi berlangsung penuh semangat. Para peserta tampil percaya diri mengikuti berbagai tahapan seleksi mulai dari kemampuan akademik, penampilan, komunikasi, hingga wawasan budaya.

Ajang Denok Kenang sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu program strategis Pemerintah Kota Semarang dalam mencetak duta wisata muda yang aktif mempromosikan budaya, destinasi wisata, hingga berbagai event unggulan Kota Semarang di tingkat lokal maupun nasional.

Rangkaian pemilihan Denok Kenang 2026 akan mencapai puncaknya pada malam Grand Final yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei 2026 di Balaikota Semarang. Pada malam tersebut, pasangan Denok dan Kenang terbaik akan resmi dinobatkan sebagai duta budaya dan pariwisata Kota Semarang tahun 2026.

Mari berbagi:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *