Bikin Haru dan Bangga! Intip Kemeriahan Karnaval Inklusi SLBN Semarang Bareng STEKOM dan Mitra Industri

SEMARANG, JAVAMEDIA.ID – Senyum sumringah dan antusiasme tinggi terpancar dari wajah siswa-siswi SLB Negeri Semarang saat menggelar Karnaval Inklusi bareng Universitas STEKOM dan mitra industri pada Kamis (20/8/2026). Tak sekadar perayaan kemerdekaan, aksi kolaborasi lintas sektor ini sukses membakar semangat inklusivitas dan membuka mata dunia usaha akan potensi besar para disabilitas.

Lebih dari 1.200 peserta yang didominasi oleh siswa-siswi SLB Negeri Semarang bersama orang tua, mahasiswa Universitas STEKOM, serta puluhan pelaku industri tumpah ruah memadati rute karnaval sepanjang 1 kilometer. Para peserta berjalan bersama menyusuri jalan raya menuju Artomoro dan kembali ke sekolah dengan pendampingan hangat dari orang tua masing-masing.

Mengusung tema kostum “Idolaku”, para siswa tampil mengenakan beragam pakaian profesi impian mereka—mulai dari guru, atlet sepak bola, tentara, hingga berbagai profesi menarik lainnya. Persiapan kostum dirancang secara kreatif lewat kerja sama erat antara anak dan orang tua selama hampir satu bulan sebagai wadah mengekspresikan mimpi-mimpi mereka.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SLB Negeri Semarang, Aris Wibowo, S.Pd., menjelaskan bahwa tema “Idolaku” sengaja dipilih untuk membentuk mindset positif sekaligus memantik motivasi anak-anak agar berani bercita-cita setinggi mungkin.

“Karnaval ini diikuti adik-adik dengan berbagai jenis hambatan, mulai dari tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, hingga autisme. Kami ingin memberikan ruang bahagia bagi mereka untuk merayakan kemerdekaan Republik Indonesia. Euforia dan rasa senang ini diharapkan bisa memicu semangat belajar yang lebih giat lagi,” ujar Aris Wibowo.

A8b27218 eef3 415c 88d8 0bfa2cd0595cDi sisi lain, Rektor Universitas STEKOM, Dr. Joseph Teguh Santoso, M.Kom., menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan ini untuk memperkuat empati publik dan membentuk karakter generasi muda yang peka inklusi.

“Melalui kolaborasi yang sudah berjalan sekitar empat tahun ini, kami ingin membiasakan masyarakat dan mahasiswa untuk memiliki sikap ramah inklusi. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari pembentukan karakter unggul yang menghargai seluruh ciptaan Tuhan secara utuh dan adil,” ungkap Dr. Joseph Teguh Santoso.

Kemitraan Universitas STEKOM bersama jaringan SLB sendiri kini telah menjangkau sekitar 30 SLB di wilayah Jawa Tengah hingga Bali. Tak cuma menggelar perayaan hari besar dan HUT RI, fokus utama kolaborasi ini berorientasi pada kemandirian lulusan SLB lewat pelatihan, asesmen kebekerjaan, hingga penyaluran tenaga kerja ke mitra industri.

Kesuksesan agenda karnaval inklusi ini turut memetik apresiasi dari berbagai pihak sponsor, termasuk sektor perbankan dan industri. Pemimpin Kantor Cabang BNI Pamularsih, Ita Irawati, mengaku sangat tersentuh saat pertama kali berpartisipasi langsung dalam acara inklusif ini.

“Jujur, baru pertama kali BNI Pamularsih join di acara seperti ini dan cukup merinding. Acara ini sangat patut dilanjutkan dan kami siap mendukung agenda kemanusiaan yang juga memiliki potensi sinergi bisnis,” tutur Ita Irawati. Ia menambahkan bahwa BNI siap mengakomodasi kebutuhan perbankan SLB Negeri Semarang, baik bagi para guru, orang tua, maupun siswa melalui berbagai produk keuangan seperti tabungan anak dan lainnya.

Selain Universitas STEKOM sebagai sponsor setia dan BNI Pamularsih, kegiatan ini juga turut didukung penuh oleh FKG Unimus serta Marifood. Kehadiran para pengusaha dan pihak sponsor ini menjadi wadah edukasi langsung untuk melihat potensi serta transparansi kemampuan anak-anak berkebutuhan khusus, sehingga membuka peluang kerja dan kerja sama yang lebih luas di masa depan. (Psw)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *