Casting Film “Temui Aku di Kota Lama” Diserbu Ratusan Peserta, Inovasi Production Siap Angkat Budaya Tionghoa Semarang ke Layar Lebar

Javamedia.id – Antusiasme warga Kota Semarang, Jawa Tengah terlihat begitu besar saat mengikuti proses casting film Temui Aku di Kota Lama yang digelar oleh Inovasi Production bersama Sutradara Bayu Pamungkas di Fave Hotel, Semarang, Senin hingga Selasa (7-8/7).

­Open casting secara offline di semarang selama dua hari ini merupakan tahap akhir casting setelah sebelumnya dilakukan open casting secara online pada bulan Juni lalu. Dari sekitar 500 an peserta casting yang mendaftar secara online, sebagian yang terpilih dipanggil untuk diseleksi lagi secara offline di dua lokasi yaitu Jakarta dan Semarang.

Menurut Bayu Pamungkas sebagai sutradara film  Temui Aku di Kota Lama, seleksi offline ini sangat penting dan menentukan, karena meskipun hasil casting secara online bagus belum tentu jika dicasting secara offline juga bagus. “Casting offline ini untuk memastikan para talent terpilih yang mendaftar secara online memang benar-benar berkualitas dan sesuai dengan karakter peran yang dicari,” ungkapnya.

Ada 17 kriteria pemain yang kita butuhkan di film bergenre drama horor ini. Salah satunya pemeran Mehwa, seorang gadis keturunan jawa-tionghoa asli semarang. Bayu berharap dengan diadakan casting offline di semarang ini bisa mendapatkan pemain yang asli warga Kota Semarang.

“Beberapa waktu terakhir semarang memang sering sekali digunakan sebagai lokasi syuting oleh banyak produser film namun jarang yang melibatkan pemain asal semarang sendiri. Untuk ikut menggali potensi lokal Kota Semarang, kita utamakan para pemain ini berasal dari Kota Semarang, tidak hanya jadi figuran tapi juga peran utamanya,” kata Bayu.

Selain itu yang menarik dari Film Temui Aku di Kota Lama ini adalah menampilkan kearifan lokal atau budaya Kota Semarang. Bayu yang dikenal karena kemampuannya mengangkat cerita-cerita lokal yang sering kali diabaikan oleh industri film mainstream ini ingin menginspirasi penonton dengan cerita yang kaya akan budaya kota Semarang.

Sementara itu Ike Wardhani selaku komisaris dari Inovasi Production sangat optimis film produksi perdananya ini akan bisa diterima oleh masyarakat. “Ini adalah film drama horor yang beda dengan yang lain, Doakan film perdana kami ini bisa diterima oleh masyarakat dan banyak ditonton,” ungkapnya.

Film Temui Aku di Kota Lama ini rencananya akan Rilis pada awal tahun depan untuk menyambut tahun baru imlek dan valentine day. “Melihat ceritanya saya optimis film ini akan banyak diminati karena selain ceritanya yang menarik juga bisa mengangkat dan memperkenalkan budaya Tionghoa ke anak muda, selain itu secara lokasi juga bisa ikut mempromosikan sektor pariwisata kota semarang,” Ungkap Ike. (Psw)

Mari berbagi:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *