Sidak Takjil di Muladi Dome Undip, BBPOM Temukan Krupuk Gendar Mengandung Boraks

Semarang, Javamedia.id – Petugas BBPOM dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang melakukan pengecekan makanan takjil di halaman Muladi Dome Undip, Selasa (3/3) sore. Para petugas berkeliling ke stand-stand yang menjual makanan dan minuman. Petugas kemudian mengambil sampel makanan untuk diuji. Ada 66 sampel makanan yang diuji cepat di mobil laboratorium di lokasi. Hasilnya, dari 35 sampel yang diuji BBPOM, sebanyak 24 sampel dinyatakan aman. Namun, ditemukan satu sampel kerupuk gendar yang mengandung boraks melebihi ambang batas.

Pengetesan sample takjil oleh petugas BBPOM
Kepala BBPOM Rustyawati menjelaskan, berdasarkan data pengawasan BBPOM, temuan pangan mengandung bahan berbahaya terus menurun dalam tiga tahun terakhir.
Pada 2023 tercatat lima persen sampel mengandung bahan berbahaya, kemudian turun menjadi empat persen pada 2024, dan di 2025 hingga awal Ramadan 2026 ini tercatat nol persen. “Ini ada peningkatan yang baik dari tahun ke tahun. Artinya kesadaran pedagang semakin meningkat,” jelasnya.

Kepala BBPOM dan Kadinas Kesehatan Kota Semarang memberikan keterangan kepada media usai sidak takjil
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Hakam menambahkan, pengawasan dilakukan secara kolaboratif untuk memastikan keamanan pangan di tengah meningkatnya aktivitas penjualan selama Ramadan.
“Kami bareng-bareng untuk memeriksa dan mengawasi pangan sehat, terutama pada bulan Ramadan. Karena memang di bulan ini banyak sekali masyarakat yang tiba-tiba berjualan produk makanan, dan itu perlu kita awasi agar tidak terjadi intoksikasi atau keracunan,” ucapnya. (Psw)






