Layanan Ambulans Jenazah PMI Klaten Gerak Cepat Evakuasi Penemuan Mayat di Polanharjo

Klaten, Javamedia.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klaten kembali menunjukkan dedikasinya dalam pelayanan kemanusiaan. Tim Ambulans Jenazah PMI Klaten melakukan respons cepat terhadap laporan penemuan jenazah di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, yang sempat menggegerkan warga setempat pada Senin (27/4/2026).
Menerima informasi dari anggota SAR Klaten pada pukul 12.59 WIB, petugas posko shift pagi PMI Klaten langsung menerjunkan Armada Ambulans Jenazah 04 menuju lokasi kejadian. Sinergi lintas sektor langsung terbangun di lapangan bersama BPBD, SAR, Polsek, dan Puskesmas Polanharjo.
“Setelah mendapat laporan, tim langsung bergerak. Fokus kami adalah memberikan pelayanan pemulasaraan dan evakuasi yang layak serta sesuai prosedur kesehatan bagi almarhum,” ujar Izad Sanja, petugas PMI Klaten.
Kondisi jenazah yang ditemukan meninggal di dalam kamar mandi memerlukan penanganan khusus. Berdasarkan kronologi, korban bernama Subiyanto (64) ditemukan dalam posisi tengkurap dan sudah mengeluarkan aroma tidak sedap setelah diperkirakan meninggal lebih dari tiga hari.
Tim PMI yang terdiri dari Novi A, Fauzian Arif, dan Izad Sanja melakukan prosedur evakuasi dengan standar keamanan tinggi, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) Lengkap, Kantong Jenazah, dan Cairan Desinfektan dan Alkohol untuk sterilisasi area.
Selain mengevakuasi, relawan gabungan juga melakukan proses pemulasaraan di lokasi untuk meringankan beban keluarga, mengingat kondisi jenazah yang cukup memprihatinkan akibat faktor medis serangan jantung dan riwayat sakit gula.
Pendampingan Hingga Liang Lahat
Layanan PMI tidak berhenti pada proses evakuasi saja. Tim tetap bersiaga di lokasi kejadian hingga sore hari pukul 16.25 WIB untuk menunggu kedatangan pihak keluarga korban yang berasal dari luar kota.
Setelah pihak keluarga tiba, PMI Klaten segera memobilisasi jenazah menggunakan Ambulans 04 menuju tempat peristirahatan terakhir di Pemakaman Sidowayah. Sebagai bentuk dukungan sarana, satu buah kantong jenazah juga diserahkan untuk keperluan prosesi pemakaman.
Keberhasilan respon ini merupakan hasil kolaborasi solid antara PMI Klaten dengan mitra terkait seperti TNI/Polri, Pemerintah Desa Sidowayah, dan masyarakat. Kehadiran Ambulans Jenazah PMI menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap warga yang meninggal dunia, dalam kondisi apa pun, mendapatkan penghormatan terakhir yang layak melalui prosedur yang tepat. (Psw)






