Asinan Poh Khoja Jadi Makanan Langka Yang Dicari

Semarang, Javamedia.id – POH adalah sebutan Mangga Muda di kalangan masyarakat keturunan Gujarat di Semarang, atau dikenal sebagai masyarakat Khoja. Ditangan para pembuat makanan khas Khoja, Poh diolah menjadi berbagai makanan antara lain yang terkenal adalah Asinan Poh dan Manisan Poh.
Dijumpai saat Pasar Kuliner Khas Khoja beberapa waktu lalu di Kawasan Pekojan Semarang, Poh dihadirkan dalam bentuk Asinan, Manisan dan Es Poh. Bagi warga Khoja tentu ini menjadi daya Tarik yang harus dibeli dan dicicipi.
Asinan dan Manisan Poh ini termasuk sudah jarang ada di tengah mereka. Dulu, menurut Ronni bin Shodiq, salah satu warga Khoja, makanan dari poh termasuk makanan yang dijual di warung-warung perkampungan Khoja. Hampir setiap warung menjual makanan Khoja yang diprosuksi warga. Selain Asinan Poh dan Manisan Poh, adapula Sagon yang dibuat dari Tepung Ketan disangrai dengan campuran gula.
Asinan Poh biasa dimakan sedikit-sedikit karena rasanya yang asin dan masam atau kecut. Karenanya makanan ini disajikan dalam potongan kecil-kecil. Bahkan ada pula yang memakannya untuk campuran sambal untuk makan nasi.
Membuat Asinan maupun Manisan Poh ini membutuhkan waktu berhari-hari. Untuk Asinan dibutuhkan manga muda yang istilahnya ‘gembadung’ atau belum cukup matang. Sehingga citarasanya masih masam. Ini berbeda dengan bahan manisan yang lebih tua atau sebentar lagi masak atau matang.
Poh diiris tipis-tipis dan dijemur di bawah sinar terik matahari. Setengah setengah kering, irisan poh diolah dengan garam hingga merata dan dijemur kembali di bawah sinar terik. Semakin panas, menurut Ronni akan semakin baik.
Irisan poh nantinya akan mengering dengan berselimut garam. Berbeda dengan manisan poh yang bentuknya cenderung setengah basah berselaput gula. Cara membuat Manisan Poh hampir sama dengan Asinan Poh, hanya saja tidak menggunakan garam melainkan gula pasir. Karena Poh yang digunakan setengah masak, maka terdapat kadar airnya yang membuat tampilan setengah basah.
Sedang Es Poh yang berbentuk minuman cenderung memiliki air dengan rasa Asem, Manis dan Menyegarkan. Mangga yang digunakan umumnya setengah masak diiris tipis-tipis.
Es Poh ini menjadi minuman khas di saat Romadhon bagi masyarakat Khoja di Semarang. (Rgr)






