Cerdas Kelola Uang Sejak Dini: Pegadaian Ajak Siswa SMAN 1 Pajangan Bantul Melek Investasi

BANTUL, Javamedia.id – PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang mengambil langkah nyata dalam mengimplementasikan Strategi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) 2026 yang diamanatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui program “Pegadaian PINTAR”, ratusan siswa SMA Negeri 1 Pajangan, Bantul, dibekali literasi keuangan mendalam, mulai dari manajemen investasi aman hingga langkah preventif menghadapi ancaman kejahatan finansial digital seperti judi online dan pinjaman online (pinjol) ilegal.
Kegiatan yang berlangsung pada 15 Juli 2026 ini merupakan bagian dari akselerasi Strategi GENCARKAN Tahun 2026 yang diamanatkan oleh OJK untuk memperkecil gap antara indeks literasi dan inklusi keuangan. Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani, yang diwakili oleh Pemimpin Cabang Bantul Setyo Purnomo, menyampaikan bahwa pemilihan segmen pelajar di wilayah Bantul merupakan langkah strategis untuk menciptakan ekosistem masyarakat yang well-literate terhadap pengelolaan keuangan sejak dini.
“Mengacu pada arah strategis OJK untuk program GENCARKAN di tahun 2026, fokus kita tidak lagi sekadar memperkenalkan produk, melainkan membangun financial capability yang berkelanjutan,” ujar Setyo. Ia menambahkan bahwa melalui Pegadaian Cabang Bantul, pihaknya hadir di SMAN 1 Pajangan untuk menanamkan budaya menabung, mengajarkan cara membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengenalkan investasi yang aman melalui produk emas.
Dalam sosialisasi tersebut, tim Pegadaian Cabang Bantul memberikan materi interaktif mengenai perencanaan keuangan masa depan. Para siswa diajarkan pentingnya mempersiapkan dana darurat dan investasi jangka panjang yang rendah risiko, seperti Tabungan Emas Pegadaian, yang kini dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi TRing.
Selain edukasi investasi, sejalan dengan arah strategis OJK 2026 untuk perlindungan konsumen, para pelajar juga dibekali pemahaman mengenai bahaya laten judi online, pinjaman online ilegal, serta berbagai modus penipuan berbasis digital (cyber crime) yang kerap mengincar generasi muda.
Kepala Sekolah SMAN 1 Pajangan, Siti Mahmudatul Banat, S.Sos. M.Pd, menyambut baik inisiatif ini. “Pengetahuan keuangan dasar seperti ini sangat krusial bagi siswa kami agar mereka tidak terjebak pada gaya hidup konsumtif dan paham bagaimana mengelola uang dengan benar sejak bangku sekolah,” ungkapnya.
Antusiasme juga ditunjukkan oleh para siswa. Salah satu siswa kelas XI, Rangga, mengaku sangat senang karena kegiatan ini membuka wawasannya. “Dulu saya pikir investasi itu cuma buat orang dewasa yang uangnya banyak. Ternyata lewat Tabungan Emas Pegadaian, kita yang masih sekolah bisa mulai investasi pakai uang jajan sisa dari Rp10.000 saja. Caranya juga gampang lewat aplikasi,” katanya.
Melalui komitmen pelaksanaan program GENCARKAN yang mengacu pada cetak biru OJK ini, PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang berharap dapat berkontribusi signifikan terhadap pencapaian target inklusi dan literasi keuangan nasional, sekaligus mencetak generasi emas Indonesia yang cerdas finansial.






