Pesan Perdamaian Melalui Kirab Obor Insan Bertalenta Khusus di Borobudur
Javamedia-Borobudur-Insan bertalenta khusus atau disabilitas intelektual dari berbagai kota di Jawa Tengah menggelar aksi kirab obor untuk menyampaikan pesan perdamaian di Lapangan Lumbini, Komplek Candi Borobudur, Magelang Sabtu (16/4/2022). Kegiatan yang menjadi bagian dari Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas 2022) yang akan berlangsung di Semarang, 3-8 Juli mendatang ini diwarnai berbagai aksi anak-anak bertalenta khusus.
Mereka menyanyi dan menari serta melukis bersama diiringi kesenian rakyat Soreng dan para pelukis dari kelompok Sketser. Sambil menari mereka melukis dengan kaki di kanvas yang digelar melingkar. Aksi itu berupa ensambel dalam lima kelompok yang dinamai Aman, Nyaman, Guyub, Rukun dan Bahagia.
Kelima nama itu adalah suasana yang dinginkan insan bertalenta khusus agar dapat berkembang dan ikut menyumbang peradaban manusia. Kendati terbatas secara intelektualita, mereka memiliki kekuatan hati yang tulus untuk bersama mengembangkan dunia yang lebih baik.
“Dunia semakin berkembang maju, namun sensitifitas hatinya makin kurang. Anak-anak atau insan bertalenta khusus ini akan memberi hati agar dunia semakin aman, nyaman, guyub, rukun dan bahagia,” ujar Warsito Ellwein, Ketua Umum PP Soina saat memberikan sambutan singkat untuk membuka acara tersebut.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung di ruang terbuka sejak tengah hari nampak tak menyurutkan semangat anak-anak bertalenta khusus itu. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Sinung Nugroho Rachmadi yang membaca puisi ciptaannya memberi kemeriahaan tersendiri.
“Di luar panas tetapi tidak membuat kita semua cemas, dan hari ini tentu membuat kita berbahagia karena bahasa yang kita pakai adalah bahasa Cinta, ini soal rasa,” ujarnya.
Dia berharap bahwa kegiatan Pesonas ini akan menjadi sebuah pra kondisi yang semangatnya tak akan pernah padam seperti api yang terus menyala sampai acara puncak. Ditegaskannya bahwa dalam hajatan seperti ini tak ada target siapa yang menang karena yang akan menang adalah Indonesia.
Insan bertalenta khusus yang ikut dalam aksi itu dari SLB Bina Kasih Srumbung Magelang, SLBN Purworejo, SLBN Kota Magelang, SLBN Temanggung, SLB Ma’arif Muntilan , SLB Rindang Kasih Secang,Kabupaten Magelang, SLB Muhamadiyah Purworejo, YPP LB, Karya Bakti Purworejo dan beberapa kelompok lain yang berasal dari Wonosobo, Banjarnegara serta Kebumen. Sedangkan para penari dan pemusik Soreng dan pelukis berasal dari Komunitas Sketcher Kota Semarang.
Pesonas yang akan berlangsung untuk pertama kali itu merupakan pengembangan dari Pekan Olaharaga Nasional (Pornas) yang telah diselenggarakan delapan oleh Special Olympics Indonesia (SOina) setiap empat tahun. Pornas hanya menggelar pertandingan olahraga khusus, sedangkan dalam Pesonas selain 12 cabang olahraga juga berlangsung kegiatan seni, budaya dan kegiatan penunjang bagi pengembangan insan bertalenta khusus, misalnya pengembangan minat pemuda serta jaringan keluarga.
Pornas pertama 1991 berlangsung di Istora Senayan. Hasil dikirim ke Special Olympics World Summer Games di Minnesota, USA. Sedangkan Pesonas 2022 merupakan bagian dari pembentukan kontingen Indonesia menuju Special Olympics World Summer Games, 2023 di Berlin, Jerman.
Tema Pesonas pertama ini adalah Akulah Bintang. Ini berarti pesta bagi insan bertalenta khusus dalam suasana Aman, Nyaman, Guyub, Rukun dan Bahagia. Untuk bisa mewujudkan hal itu tentu insan bertalenta khusus mesti bersama-sama dengan menyiapkan penyelenggaraannya. ***