Borong 4 Emas di PROPER 2025, PGN Group Pertegas Standar Operasional Berbasis ESG

Jakarta, Javamedia.id – Komitmen PGN Group terhadap aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) berbuah manis dengan diraihnya sembilan penghargaan bergengsi dalam ajang Anugerah Lingkungan PROPER 2025. Melalui performa apik dari berbagai unit operasinya, PGN tidak hanya fokus pada ketahanan energi, tetapi juga menetapkan standar baru dalam inovasi pengurangan limbah dan pemberdayaan masyarakat yang inklusif.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) secara resmi menerima 4 (empat) predikat PROPER Emas dan 5 (lima) PROPER Hijau. Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa PROPER merupakan motor transformasi bagi industri nasional. “Perusahaan didorong tidak hanya untuk taat, tetapi melampaui ketaatan melalui inovasi, efisiensi sumber daya, dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

Prestasi tertinggi, yakni PROPER Emas, berhasil diraih oleh empat unit strategis, yaitu PGN Stasiun Pagardewa, Pertamina Gas (Pertagas) Operation Kalimantan Area (OKA), Pertamina Gas (Pertagas) Operation East Java Area (OEJA), dan Pertamina Gas (Pertagas) Operation South Sumatera Area (OSSA).

Sementara itu, lima unit lainnya menyabet predikat PROPER Hijau karena dinilai telah menjalankan pengelolaan lingkungan yang melampaui standar peraturan (beyond compliance). Unit tersebut meliputi Pertagas Operation West Java Area (OWJA), PGN Stasiun Panaran, PGN Stasiun Cimanggis, PGN Sales and Operation Region III, dan Saka Energi Indonesia.

Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto, mengungkapkan bahwa capaian ini adalah bukti dedikasi perusahaan terhadap penurunan emisi dan kemandirian masyarakat. “Kami percaya bahwa keberlanjutan bisnis gas bumi harus berjalan selaras dengan kelestarian ekosistem sekitar,” jelasnya.

Salah satu inovasi yang menonjol adalah program Pesona Tani Dewa di Sumatera Selatan. Program ini memberikan solusi bagi petani karet untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mencegah kebakaran lahan. Di sisi teknis, Pertagas OKA juga memperkenalkan PERSOFEXT (Personal Fire Extinguisher) yang mampu menghemat penggunaan air serta penggunaan Industrial Wipes yang efektif mengurangi limbah B3 secara signifikan.

“PGN Group berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pengelolaan lingkungan hidup dan merangkul masyarakat sebagai mitra strategis dalam menggerakkan ekonomi secara lebih inklusif,” tutup Arief. (Psw)

Mari berbagi:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *