Mahasiswi Agribisnis Undip Edukasi Pelajar SDN 3 Klego Tanam Kacang Hijau

Klego JavaMedia.Id — Shafa Aghnia Mahadewi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Jurusan Agribisnis Fakultas (Zer Peternakan dan Pertanian, menggelar program edukasi menanam kacang hijau bagi siswa kelas 3 SD Negeri 3 Klego. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja sosial masyarakat yang ia jalankan secara individu, mengusung tema “Menanam Kacang Hijau, Yuk!”, dengan tujuan mengenalkan dasar-dasar bercocok tanam kepada anak-anak sejak usia dini menggunakan media tanam sederhana yang mudah dipraktikkan di rumah.

Dalam kegiatan yang berlangsung di ruang kelas berbasis panel layar interaktif tersebut, Shafa memaparkan materi seputar proses pertumbuhan kacang hijau, mulai dari perkecambahan hingga pengamatan pertumbuhan harian. Setiap siswa dibekali lembar pengamatan kacang hijau untuk mencatat perkembangan tanaman mereka secara berkala, lengkap dengan gelas plastik bening berisi media tanam sebagai alat praktik langsung.

“Saya ingin anak-anak tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan sendiri proses menanam dari awal. Dengan media sederhana seperti kapas atau tisu basah dan gelas plastik, mereka bisa mempraktikkannya di rumah tanpa perlu lahan luas,” ujar Shafa Aghnia.

Antusiasme siswa terlihat sejak awal kegiatan. Mereka aktif bertanya, memperhatikan proses demonstrasi, dan bersemangat menunjukkan lembar pengamatan yang telah mereka isi. Guru pendamping turut mengapresiasi program ini karena dinilai mampu menumbuhkan rasa ingin tahu siswa terhadap dunia pertanian sekaligus melatih ketelitian dan tanggung jawab melalui kegiatan pengamatan rutin.

Edukasi Pertanian sebagai Wujud Kontribusi Bidang Agribisnis

Program ini dirancang sesuai dengan latar belakang keilmuan Shafa di bidang agribisnis, yang menitikberatkan pada pentingnya membangun kesadaran dan minat terhadap sektor pertanian sejak dini. Kacang hijau dipilih sebagai media pembelajaran karena mudah tumbuh, cepat menunjukkan hasil pengamatan, dan memiliki nilai gizi serta ekonomi yang tinggi sebagai salah satu komoditas pangan lokal.

Mari berbagi:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *