Terdesak Cari Makan ke Permukiman, Lutung Jawa di Semarang Kritis Tersengat Listrik

SEMARANG, Javamedia.id – Warga Kampung Plalangan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, dikejutkan oleh jatuhnya seekor lutung Jawa dari atas jaringan kabel listrik pada Selasa (28/7/2026) siang. Diduga tersesat saat mencari makan di area penduduk, satwa liar tersebut kini harus berjuang melewati masa kritis di bawah pengawasan medis BKSDA Jawa Tengah akibat luka bakar parah yang membuat tangannya nyaris terputus.

Peristiwa tragis itu bermula saat primata dilindungi tersebut bergelantungan di kabel listrik wilayah RT 04/RW I Kelurahan Plalangan. Usai tersengat aliran listrik, lutung tersebut langsung terhempas ke jalanan dalam kondisi pingsan. Warga yang berada di lokasi kejadian segera mengevakuasi satwa malang itu ke dalam kandang ayam sebagai penampungan sementara, sebelum melaporkannya ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang.

Kepala Seksi Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Listiyanto, membenarkan adanya laporan penanganan satwa langka tersebut. Usai menerima laporan dari Pos Damkar Gunungpati sekitar pukul 09.00 WIB, Tim Rescue Damkar dari markas Jalan Madukoro langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk selanjutnya berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah.

Listiyanto mengungkapkan, kawasan tempat kejadian memang masih memiliki tutupan hutan yang cukup lebat yang disinyalir merupakan habitat alami satwa tersebut. Berdasarkan informasi warga sekitar, ada sekitar tiga ekor lutung Jawa yang kerap terlihat turun menuju area pemukiman. Sehari sebelum insiden ini, salah satu dari koloni tersebut diduga juga sempat tersengat listrik.

“Sebenarnya ada tiga ekor yang biasanya keluar bareng. Sepertinya ini kejadian kesetrum yang kedua kalinya. Kemarin sudah sempat kesetrum tapi begitu jatuh langsung lari masuk hutan lagi. Nah, kalau yang sekarang ini dia jatuh dan pingsan,” terang Listiyanto saat memberikan keterangan di Kantor BKSDA Jawa Tengah.

Kini, fokus penanganan beralih pada upaya penyelamatan nyawa satwa tersebut. Dokter Medik BKSDA Jawa Tengah, dr. Sugiyarto, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan cedera yang sangat serius pada bagian lengan kiri sang lutung akibat kuatnya arus listrik.

“Kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Yang jelas terlihat tangannya menggantung dan tinggal jaringan dagingnya saja. Kelihatan seperti nyaris putus,” tutur dr. Sugiyarto.

Kendati menderita luka berat, lutung Jawa tersebut dilaporkan masih menunjukkan respons yang cukup baik dan tetap aktif bergerak selama proses evakuasi. Tim medis BKSDA Jawa Tengah menilai peluang pemulihannya masih terbuka apabila mendapatkan perawatan intensif serta asupan nutrisi yang memadai.

Saat ini, tim dokter hewan masih melakukan observasi dan pembiusan (anestesi) untuk menentukan langkah medis terbaik, termasuk mempertimbangkan opsi tindakan amputasi maupun penanganan penyambungan jaringan yang rusak. (Psw).

Mari berbagi:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *