Gubernur Jateng Tolong Korban Kecelakaan, Ahmad Luthfi Siap Tanggung Biaya RS

Semarang, Javamedia.id – Pagi itu, Rabu (25/3/2026), kawasan Simpang Gombel Baru-Gombel Lama masih dibalut riuh klakson dan antrean kendaraan yang hendak memulai aktivitas. Namun, rutinitas pagi yang sibuk itu mendadak berubah menjadi kepanikan saat dentuman tabrakan tiga sepeda motor memecah suasana di depan gerai Burger King, Jalan Setiabudi.

Di tengah kerumunan warga yang ragu untuk bertindak, sebuah mobil dinas putih tiba-tiba menepi. Tak disangka, sosok yang turun dari kursi penumpang adalah Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Tanpa canggung, pria yang sedianya harus memimpin apel pagi di kantornya itu justru memilih “berkubang” di tengah aspal, menghampiri Adhi Suwandani (44), seorang ibu yang tergeletak lemas akibat kecelakaan tersebut.

Bukan sekadar memberi perintah dari kejauhan, Luthfi tampak berjongkok di samping korban. Ia mencoba menenangkan Adhi yang masih syok, sembari memastikan bantuan medis segera datang. Jalanan yang biasanya padat pun sempat ditutup sementara oleh mobil pengawalnya agar proses evakuasi berjalan aman.

Darwanto, seorang warga yang berada tepat di lokasi kejadian, mengaku terkejut dengan kecepatan respons sang Gubernur.

“Pak Gubernur tiba beberapa menit setelah kejadian. Ajudannya langsung menutup jalan pakai mobil putih. Beliau langsung turun dan menolong sendiri. Tadi awalnya mau dibawa pakai mobil PJR, tapi akhirnya beliau minta telepon ambulans supaya lebih aman bagi korban,” tutur Darwanto dengan nada kagum.

Bagi Darwanto, momen tersebut terasa jauh dari kesan formalitas pejabat. Ia melihat sendiri bagaimana Luthfi bertahan cukup lama di lokasi hanya untuk memastikan kondisi korban stabil sebelum ambulans tiba.

“Beliau itu merakyat. Sampai menunggu ambulans datang baru berangkat. Saya di sebelahnya tadi, jadi tahu betul ini bukan pencitraan. Beliau orang baik, bahkan mau menanggung biaya pengobatan korban,” tambahnya.

Meski diburu waktu untuk menghadiri apel pagi dan halalbihalal bersama ASN serta Forkopimda, perhatian Luthfi tidak berhenti saat ambulans meninggalkan lokasi.

Doni, ajudan Ahmad Luthfi, mengonfirmasi bahwa pimpinannya telah memberikan instruksi khusus terkait penanganan korban setelah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

“Iya, tadi Bapak bilang mau bantu biaya rumah sakit. Saat ini saya sedang mencoba menghubungi pihak keluarga korban. Tadi karena langsung ada agenda apel, jadi baru sempat saya tindak lanjuti sekarang,” ujar Doni saat ditemui di Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Aksi spontan di aspal Gombel ini menjadi pengingat bahwa di balik jabatan struktural, ada nurani yang tak bisa abai saat melihat sesama sedang tertimpa musibah. (Psw)

Mari berbagi:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *