Tantangan Komisi Infokomdigi MUI Jateng di Era Prof Noor Achmad

Di ruang digital saat ini, kebenaran tidak selalu ditentukan oleh fakta dan data. Persepsi yang dibangun secara masif melalui media sosial sering kali lebih kuat memengaruhi opini publik. Kebenaran semu (post-truth) dapat diproduksi, disebarkan, dan akhirnya diyakini sebagai fakta akibat pengulangan yang terus-menerus.

Kondisi tersebut menjadi tantangan serius. Umat membutuhkan informasi yang benar, jernih, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. MUI harus hadir secara aktif di ruang digital guna memberikan pencerahan sekaligus membentengi masyarakat dari dampak negatif media sosial. Komisi Infokomdigi harus tampil sebagai pengawal utama citra dan komunikasi kelembagaan MUI.

Membangun Konvergensi Media

Untuk menjawab tantangan tersebut, Komisi Infokomdigi perlu melengkapi diri dengan wadah komunikasi digital berbasis konvergensi media. Pengembangan media massa dan media sosial harus dilakukan secara terpadu, baik melalui optimalisasi media internal maupun kolaborasi dengan jaringan media eksternal.

MUI Jateng sejatinya telah memiliki modal awal berupa situs web resmi, meski pengelolaannya perlu dioptimalkan. Jaringan dengan media cetak, online, dan penyiaran juga sudah terbangun dengan baik. Ke depan, salah satu prioritas yang perlu segera diwujudkan adalah membangun TV Streaming MUI Jawa Tengah serta optimalisasi podcast.

Podcast dapat menjadi instrumen penting untuk mendekatkan MUI dengan generasi digital. Berbagai persoalan keumatan, kebangsaan, sosial, ekonomi, hingga pendidikan dapat dikemas dalam format komunikasi yang lebih ringan, dialogis, dan interaktif.

Konvergensi media bukan semata-mata soal kepemilikan banyak platform. Poin utamanya adalah bagaimana seluruh jaringan tersebut digunakan secara terpadu untuk menciptakan interaksi positif antara MUI, masyarakat, dan mitra kerja. Situs web, media sosial, TV streaming, dan mitra media harus melebur menjadi satu ekosistem komunikasi yang saling menguatkan.

Di era kepemimpinan Prof Noor Achmad, Komisi Infokomdigi bukan lagi sekadar pelengkap struktural organisasi. Komisi ini adalah mesin utama yang menggerakkan komunikasi, menyerap suara umat, menyampaikan kinerja organisasi, sekaligus memastikan MUI tetap relevan dan hadir di tengah perubahan zaman.

20839914 6c09 49dd 92c6 de54a43ae26d

Penulis : ISDIYANTO-Ketua Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digitalisasi MUI Jawa Tengah

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *