Jejak Bisnis Monyet Ekor Panjang: Dibeli Rp 200 Ribu dari Warga, Dijual Ke Laboratorium Luar Negeri

Pada tahun 2022, Action for Primates meluncurkan rekaman video yang membongkar praktik penangkapan monyet liar di Indonesia. Video tersebut memperlihatkan metode penangkapan yang brutal, pemisahan paksa bayi monyet yang masih menyusui dari induknya, hingga pemukulan dan pembunuhan langsung terhadap monyet yang dinilai tidak sesuai standar uji laboratorium.

“Kembalinya ekspor monyet ekor panjang di Indonesia merupakan perkembangan yang sangat mengkhawatirkan. Eksploitasi dan penganiayaan ini bertentangan dengan arah perkembangan politik dan ilmiah global yang berusaha mengakhiri penggunaan primata non-manusia dalam riset,” ujar Sarah Kite, Co-founder Action for Primates.

Penderitaan satwa tidak berhenti di hutan Indonesia. Laporan investigasi mantan teknisi laboratorium di Inggris yang dirilis UK Daily Mail pada 19 April 2026 mengungkap kondisi mengerikan di dalam laboratorium uji toksisitas. Monyet ekor panjang secara rutin dipaksa menjalani prosedur uji racun obat yang memicu stres ekstrem, rasa sakit luar biasa, hingga kematian.

Langkah Mundur Indonesia di Tengah Revolusi Riset Tanpa Hewan

Kebijakan ekspor ini dinilai sebagai langkah mundur (setback) bagi reputasi sains dan diplomasi lingkungan Indonesia. Saat Indonesia kembali mengekspor primata, komunitas ilmiah global justru tengah bertransisi meninggalkan pengujian berbasis hewan.

Mari berbagi:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *