Ubah Sampah Jadi Emas, Pegadaian dan PKK Jateng Dorong Gerakan Lingkungan Berkelanjutan

SEMARANG, Javamedia.id – PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang resmi menjalin kemitraan strategis dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah untuk meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus pelestarian lingkungan. Melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), kedua pihak mengusung program inovatif berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG).

Salah satu fokus utamanya adalah mendorong masyarakat mengonversi sampah rumah tangga menjadi tabungan emas sebagai langkah nyata pembangunan berkelanjutan.

Kerja sama yang ditandatangani di Semarang, 17 Juli 2026, ini bertujuan memperkuat pemberdayaan masyarakat, khususnya keluarga di wilayah Jawa Tengah, melalui berbagai program edukasi ekonomi dan lingkungan. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi keluarga sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah.

Kerja sama antara PT Pegadaian Kanwil XI Semarang dan TP PKK Provinsi Jawa Tengah mencakup empat ruang lingkup utama, yaitu:

  1. Penguatan Literasi Keuangan & Manajemen Aset: Edukasi bersama mengenai pengelolaan keuangan, investasi cerdas, dan manajemen aset yang aman bagi ketahanan ekonomi keluarga.
  2. Pemanfaatan Layanan & Produk Pegadaian: Akses dan pemanfaatan berbagai produk unggulan Pegadaian untuk menunjang kebutuhan finansial masyarakat.
  3. Pengembangan Keagenan Pegadaian: Membuka peluang ekonomi baru bagi anggota PKK melalui program kemitraan Agen Pegadaian guna meningkatkan pendapatan keluarga.
  4. Pengelolaan Sampah & Limbah Berbasis ESG: Program berbasis lingkungan yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), seperti konversi sampah menjadi tabungan emas.

Pemimpin Wilayah Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho, menyampaikan bahwa sinergi ini dapat memperkuat pemberdayaan keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Provinsi Jawa Tengah.

“Sinergi ini merupakan langkah nyata PT Pegadaian untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pemberdayaan perempuan dan pelestarian lingkungan,” ujar Aries.

Senada dengan hal tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Ny. Nawal Arafah Yasin, M.Si., menyatakan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada kesejahteraan ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami menyadari bahwa gerakan PKK tidak dapat berjalan sendiri. Sinergi antara PKK sebagai penggerak komunitas akar rumput dan PT Pegadaian sebagai BUMN yang peduli pada keberlanjutan adalah bentuk nyata gotong royong modern,” imbuh Nawal.

Melalui jaringan TP PKK yang menjangkau hingga tingkat dasawisma, implementasi program ini diharapkan dapat berjalan masif, terstruktur, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah. (Psw)

Mari berbagi:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *